Latar Belakang – Supervisi keperawatan merupakan proses pengawasan, pengarahan, dan evaluasi yang penting untuk menjamin mutu asuhan dan keselamatan pasien. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi kendala berupa dokumentasi manual, keterbatasan pemantauan, beban kerja, dan ketidakkonsistenan koordinasi. Kondisi tersebut menunjukkan kesenjangan antara kebutuhan supervisi yang cepat, terukur, dan berkelanjutan dengan penerapan sistem konvensional. Teknologi digital berpotensi menjadi alternatif, tetapi bukti penerapannya dalam manajemen supervisi keperawatan masih tersebar pada berbagai model dan platform. Kajian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan teknologi digital dalam meningkatkan efektivitas manajemen supervisi keperawatan. Metode – Penelitian ini menggunakan desain literature review. Penelusuran dilakukan pada PubMed, ScienceDirect, ProQuest, dan Google Scholar untuk artikel yang diterbitkan pada 2021–2026. Artikel diseleksi berdasarkan kriteria inklusi, yaitu penelitian yang membahas pemanfaatan teknologi digital dalam supervisi atau manajemen supervisi keperawatan dan tersedia dalam teks lengkap. Data diekstraksi berdasarkan karakteristik penelitian, bentuk teknologi, fungsi supervisi, dan hasil implementasi, kemudian dianalisis secara naratif dan tematik. Sebanyak tujuh artikel memenuhi kriteria inklusi. Hasil – Teknologi yang digunakan meliputi telesupervisi, aplikasi berbasis Android seperti Editha, sistem supervisi berbasis sensor, dan prototipe D-Super. Teknologi tersebut mendukung pemantauan, dokumentasi, komunikasi, evaluasi, dan koordinasi supervisi secara lebih terstruktur. Secara umum, penerapan teknologi digital berpotensi meningkatkan efektivitas dan efisiensi supervisi, meskipun implementasinya dipengaruhi kesiapan teknologi, pengguna, dan organisasi. Simpulan – Integrasi teknologi digital berpotensi meningkatkan efektivitas, efisiensi, keterukuran, dan konsistensi supervisi keperawatan serta mendukung mutu pelayanan dan keselamatan pasien.
Kata kunci: aplikasi supervisi klinis; manajemen keperawatan; supervisi digital; teknologi kesehatan.
References
Ernawati, N. D., & Mursidahdewi, M. (2023). Development of nursing clinical supervision aplication. Riset Informasi Kesehatan, 12(2), 265–271. https://doi.org/10.30644/rik.v12i2.797
Eva Oktaviarini, Krisna Yetti, Ade Suhendri, M. H. (2023). Optimalisasi Fungsi Dan Peran Manajemen Keperawatan Pada Level Kepala Ruang Dalam Pendokumentasian Supervisi Berbasis IT. Journal of Telenursing, 5(2), 2100–2109. https://doi.org/https://doi.org/10.31539/joting.v5i2.6806 OPTIMALISASI
Grames, H., Sims, P., Holden, C., Rollins, P., Jeanfreau, M., & Fitzgerald, M. (2022). The changing face of telesupervision and digital training in response to COVID- . April 2021, 1–12. https://doi.org/10.1111/1467-6427.12415
Harada, N. D., Falco, K., Bowman, M., & Byrne, J. M. (2025). Telehealth and virtual supervision practices for health professions education in the Department of Veterans Affairs. BMC Medical Education, 4–11. https://doi.org/10.1186/s12909-025-06698-7
Lanang Triana, I. K. D., Agustina, P. D. C., Febrian, R., Wiadnya, I. D. G. P., & Paramarta, V. (2024). Role of Artificial Intelligence in Developing Hospital Information Management Systems. JMMR (Jurnal Medicoeticolegal Dan Manajemen Rumah Sakit), 13(1), 130–141. https://doi.org/10.18196/jmmr.v13i1.127
Manik, S. A., Damayanti, F., Rahmadina, D. S., Lumiana, Y., Fitri, E. R., Triana, I. K. D. L., Poma, S., Rizana, D., Ningsih, N. S. L., Saragih, R., Rosiana, A., & Solichin, M. R. (2026). Sumber Daya Manusia (Teori, Strategi, dan Praktik di Era Digital). CV. Penerbit Satu Indonesia.
Mccord, C., Jackson, K., Dias, K., & Sopchak, K. (2024). Innovation in Telesupervision : Application , Evaluation , and Policy Implications. Journal of Technology in Behavioral Science, 9(1), 100–105. https://doi.org/10.1007/s41347-024-00402-0
Rahayu Widiastuti, H. H., & , Kuntarti, A. (2026). Digitizing Tiered Nursing Supervision In The Icu: Prototype Development And Usability Testing A Case Study. Indonesian Journal of Global Health Research, 8(3), 185–192.
Romih, G., & Pajnkihar, M. (2026). Exploring the Relationship Between Caring and Missed Nursing Care : A Scoping Review. 1–16.
Shongwe, B. I., Downing, C., & Nene, S. (2020). Operational nursing managers ’ experiences of clinical supervision at a Johannesburg Hospital. 1–9.
Svanholm, S., Ekdahl, A., & Johansson, D. (2026). “ To Have One Extra Eye ” : Exploring Professionals ’ Experiences with Digital Supervision in a Nursing Home for Older People. https://doi.org/10.1177/23779608261436779
Triana, I. K. D. L., Karismayani, G. A. M., Wasita, R. R. R., Dewi, L. D. K., Ariawan, I. K. J., Swandewi, N. K., Wirajaya, I. G., Wiguna, I. W. A. A., Kio, A. L., & Yanti, N. P. E. D. (2026). Buku Ajar Manajemen Rumah Sakit. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Tumina, M. S. (2025). Peningkatan Kualitas Perawatan Dan Keselamatan Pasien Melalui Pemanfaatan Tele-Intensive Care Unit (Tele-Icu). Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 7(April), 685–692.
World Health Organization. (2023). Keselamatan Pasien.
Yahya, G. M., Burgan, K. W., Kawentel, L. M., Doran, J. M., & Bowersox, N. W. (2025). A Mixed Methods Evaluation Finds Virtual Training Among Health Professions Education Trainees and Supervisors as Effective as In-Person Training. https://doi.org/10.1177/23821205251380043
Yanti, N. P. E. D., Saraswasta, I. W. G., Suarningsih, N. K. A., Saputra, I. K., Triana, I. K. D. L., & Pendet, N. M. D. P. (2026). Metode Penugasan Asuhan Keperawatan. PT. Dilatra Global Advisory.