Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 1 No. 2 (2026): Innovative Horizons in Care and Community Journal

Cegah Stunting Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Dan Pemanfaatan Pangan Lokal

Submitted
February 12, 2026
Published
2026-04-30

Abstract

Stunting is one of the five health development priorities in Indonesia for the 2021–2024 period. In 2022, cases of stunting were identified across 33 provinces. Nationally, the prevalence of stunting declined from 30.8% in 2018 to 21.6% in 2022. In Bali, the stunting rate stood at 8% in 2022, with cases distributed across all regencies and cities; however, five regencies including Bangli Regency recorded relatively high rates. This community service initiative aims to empower families through the utilization of local food sources, thereby preventing stunting. The method employed in this community service activity involves educating mothers on the processing and utilization of local foods to meet the nutritional needs of toddlers. There was an increase in the mothers' knowledge comparing the levels before and after the provision of education as demonstrated by statistical data. The increase in knowledge of mothers who before being given education were mostly lacking, namely 22 people, has increased, with the majority of mothers, namely 34 people, having good knowledge.

References

  1. Arnita, S., Rahmadhani, D. Y., & Sari, M. T. (2020). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu dengan Upaya Pencegahan Stunting pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Kawat Kota Jambi. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 9(1), 7. Retrieved from https://doi.org/10.36565/jab.v9i1.149
  2. Bappenas (2021). Perpres Percepatan Penurunan Stunting untuk Perbaikan Gizi Indonesia. Available at: https://www.bappenas.go.id/index.php/id/berita/perpres-percepatan-penurunan-stunting-untuk-perbaikan-gizi-indonesia-2oPyg
  3. Betan, A., Sofiantin, N., Sanaky, M. J., Primadewi, B. K., Arda, D., Kamaruddin, M. I., & AM, A. M. A. (2023). Kebijakan Kesehatan Nasional. Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.
  4. Harikatang, M. R., Mardiyono, M. M., Karisma, M., Babo, B., Kartika, L., & Tahapary, P. A. (2020). Hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan kejadian balita stunting di satu kelurahan di tangerang. Jurnal Mutiara Ners, 3(2), 76–88. Retrieved from http://114.7.97.221/index.php/NERS/article/view/1178.
  5. Kartinawati, K. T., & Dwipayana, I. M. E. (2022). Pencegahan Stunting Melalui Penyuluhan Gizi Seimbang Berbasis Kearifan Lokal Di Desa Ban, Karangasem, Bali. Jurnal Sewaka Bhakti, 8(2), 95-103.
  6. Kemenkes RI. 2018. Cegah Stunting Itu Penting. Jakarta: Warta Kesmas. https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=http://www.kesmas.kemkes.go.id/assets/upload/dir_519d41d8cd98f00/files/Warta-kesmas-edisi-022018_1136.pdf&ved=2ahUKEwjDzZimvjjAhWB7HMBHULTDvIQFjAAegQIARAB&usg=AOvVaw29oOM6JZCQdUxhZfOKbi-X
  7. Kementerian Kesehatan RI. 2018. Situasi Balita Pendek (Stunting) di Indonesia. Jakarta: Buletin Jendela Data dan Informasi
  8. Mitra. (2015). Permasalahan Anak Pendek (Stunting) Dan Intervensi Untuk Mencegah Terjadinya Stunting (Suatu Kajian Kepustakaan). Jurnal Kesehatan Komunitas, Vol. 2 No.6, Mei 2015.
  9. Notoatmodjo. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan : Rineka Cipta.
  10. Rismawan & Astawa, S. (2023). Laporan Pengabdian Kepada Masyarakat Hibah Internal Itekes Bali Peningkatan Pengetahuan Dan Kemandirian Orangtua Desa Mengani Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli Program Studi Ilmu Keperawatan Institut Teknologi Dan Kesehatan Bali Tahun 2023.
  11. Rismawan, M., R.S, I. G. A. Y. R., Resiyanthi, N. K. A., Paramitha, I. G. A. M. W., & Anggraeni, N. K. A. R. (2025). Pembentukan Desa Siaga (Siap Deteksi Dini dan Cegah) Stunting Berbasis Pemberdayaan Masyarakat dan Pemanfaatan Potensi Pangan Lokal. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 8(3), 1465-1482.
  12. Sari, R. W., & Mutmainnah, N. (2024). Cegah Stunting dengan Pangan Lokal: Manfaat Ikan Cakalang dan Daun Kelor untuk Kesehatan Anak. Penerbit NEM
  13. Sari, N. A. M. E., Laksmi, I. G. A. P. S., Resiyanthi, N. K. A., Parwati, P. A., & Saraswati, N. L. G. I. (2022). Upaya pengendalian angka kejadian stunting melalui peningkatan pengetahuan ibu tentang pemberian gizi seimbang. Bhakti Community Journal, 1(1), 28–37. https://doi.org/10.36376/bcj.v1i1.6
  14. Siscawati, M., Adelina, S., Eveline, R., & Anggriani, S. (2020). Gender equality and women empowerment in the national development of Indonesia. Journal of Strategic and Global Studies, 2(2), 3.
  15. SSGI. (2022). Buku Saku Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2022 -Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan BKPK Kemenkes. 1–154. https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/buku-saku-hasil-survei-status-gizi-indonesia-ssgi-tahun-2022/
  16. Teja, M. (2019). Stunting Balita Indonesia Dan Penanggulangannya. Pusat Penelitian Badan Keahlian DPR RI, XI(22), 13–18.
  17. Triana, I. K. D. L., Yanti, N. P. E. D, Susiladewi, I. A. M. V., & Sulistiowati, N. M. D. (2026). Efikasi diri dalam keperawatan: Teori, praktik dan implikasi klinis. Bali: PT. Dilatra Global Advisory.

Downloads

Download data is not yet available.