Kecerdasan spiritual merupakan aspek penting dalam pengembangan diri siswa sekolah dasar karena berperan dalam pembentukan jati diri, nilai moral, serta hubungan yang harmonis dengan lingkungan. Namun, pengembangan kecerdasan spiritual masih menghadapi tantangan akibat kurangnya pembiasaan baik di rumah maupun di sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kecerdasan spiritual siswa sekolah dasar melalui metode Actioning Spirituality and Spiritual Care Education and Training. Kegiatan dilaksanakan di SDN 1 Paksebali dengan melibatkan 10 guru, 68 siswa, serta mahasiswa KKN Universitas Udayana. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, pemutaran video, dan permainan edukatif mengenai pentingnya pendidikan spiritual. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kecerdasan spiritual. Hasil menunjukkan mayoritas siswa menjawab “kadang-kadang” pada pernyataan yang diberikan, meskipun masih terdapat siswa yang menjawab “tidak pernah” pada beberapa item. Temuan ini menunjukkan perlunya upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kecerdasan spiritual siswa melalui pendidikan spiritual yang lebih optimal dan terstruktur.